fakultasdakwah@uinkhas.ac.id (0331) 487550

UIN KHAS Jember Gelar Public Lecture Dialog Lintas Iman, Belanda Jadi Model Toleransi

Home >Berita >UIN KHAS Jember Gelar Public Lecture Dialog Lintas Iman, Belanda Jadi Model Toleransi
Diposting : Senin, 21 Apr 2025, 15:54:58 | Dilihat : 92 kali
UIN KHAS Jember Gelar Public Lecture Dialog Lintas Iman, Belanda Jadi Model Toleransi


Jember, 17 April 2025 — Universitas Islam Negeri KH. Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember sukses menyelenggarakan Public Lecture bertajuk “Dialog Lintas Iman di Belanda: Membangun Harmoni dalam Keberagaman” pada Rabu (17/4/2025). Acara yang digelar di Aula Perpustakaan UIN KHAS ini dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk mahasiswa, dosen, staf akademik, dan masyarakat umum, hingga memenuhi kapasitas ruangan.
Kegiatan ini bertujuan membuka wawasan publik tentang praktik toleransi dan dialog antarumat beragama di Belanda, yang dinilai sukses menjaga harmoni sosial meski masyarakatnya multikultural. Dr. Fatimah Zahra, Rektor UIN KHAS Jember, menegaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari komitmen kampus untuk memperkuat nilai-nilai perdamaian global. “Dialog lintas iman bukan hanya teori, tapi kebutuhan nyata di era masyarakat plural,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Josien Folbert, aktivis dialog antariman asal Belanda dan pendiri Netherlands Interfaith Network, hadir sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, Folbert membagikan praktik terbaik Belanda dalam memfasilitasi ruang dialog inklusif. “Kunci keberhasilan kami adalah kesediaan untuk mendengar, bukan sekadar berbicara. Setiap kelompok agama diberikan ruang setara untuk berkontribusi dalam kebijakan publik,” jelas Folbert, yang juga merupakan akademisi di Vrije Universiteit Amsterdam.
Antusiasme peserta terlihat sejak sesi tanya jawab dibuka. Sebanyak 15 pertanyaan terlontar, mulai dari strategi mengatasi polarisasi agama hingga peran generasi muda dalam menjaga toleransi. Ahmad Fauzi, mahasiswa Fakultas Dakwah, mengapresiasi acara ini. “Saya terinspirasi melihat Belanda bisa jadi contoh, padahal Indonesia juga punya modal besar lewat Pancasila,” ucapnya.
Selain meningkatkan literasi dialog lintas iman, Public Lecture ini diharapkan menjadi pemicu kolaborasi antara UIN KHAS Jember dengan institusi di Belanda. Dr. Arif Rahman, Ketua Panitia, menyatakan bahwa kerja sama riset dan pertukaran pelajar sedang dirancang. “Kami ingin praktik baik toleransi Belanda diadaptasi secara kontekstual di Indonesia,” tambahnya.

Penulis : Wieke Dwi Ningtyas
Editor : Aprilya Fitriani

;