fakultasdakwah@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Mahasiswa Manajemen Dakwah Mengikuti Diskusi Penerapan Ekoteologi Bersama Pemerintah Desa Tegalwaru Kecamatan Mayang Kabupaten Jember

Home >Berita >Mahasiswa Manajemen Dakwah Mengikuti Diskusi Penerapan Ekoteologi Bersama Pemerintah Desa Tegalwaru Kecamatan Mayang Kabupaten Jember
Diposting : Kamis, 29 Jan 2026, 12:42:09 | Dilihat : 17 kali
Mahasiswa Manajemen Dakwah Mengikuti Diskusi Penerapan Ekoteologi Bersama Pemerintah Desa Tegalwaru Kecamatan Mayang Kabupaten Jember


Dalam rangka pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah yang sedang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, telah mengikuti kegiatan diskusi penerapan ekoteologi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Tegalwaru. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda kerja sama antara mahasiswa KKN dan pihak desa dalam mengembangkan kesadaran lingkungan berbasis nilai keagamaan.

Kegiatan diskusi ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan kelompok tani serta karang taruna, yang bersama-sama membahas pentingnya penerapan nilai-nilai ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa Manajemen Dakwah turut berperan aktif dalam menyampaikan gagasan serta pandangan mereka mengenai hubungan antara manusia, alam, dan tanggung jawab spiritual terhadap lingkungan hidup.

Konsep ekoteologi yang menjadi fokus pembahasan merupakan pendekatan teologis yang menekankan bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian dari wujud keimanan dan ibadah. Dalam konteks masyarakat desa, konsep ini sangat relevan karena berakar pada nilai-nilai religius dan kearifan lokal yang selama ini telah menjadi pedoman kehidupan sosial. Melalui diskusi ini, mahasiswa berusaha mengaitkan nilai-nilai dakwah dengan praktik pelestarian lingkungan yang dapat diterapkan di tingkat komunitas.

Selama berlangsungnya kegiatan, suasana diskusi berjalan hangat dan penuh antusiasme. Para peserta saling bertukar pendapat mengenai berbagai strategi pelestarian lingkungan, seperti pengelolaan sampah berbasis rumah tangga, penghijauan kawasan desa, serta penghematan air dan energi. Mahasiswa KKN juga memberikan contoh model kampanye dakwah lingkungan yang dapat dilakukan melalui khutbah, kajian, dan kegiatan sosial keagamaan di masyarakat.

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan teori yang telah dipelajari di bangku kuliah dalam konteks nyata di lapangan. Pengalaman langsung ini diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa tentang bagaimana nilai-nilai dakwah dapat diintegrasikan dengan isu-isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, mahasiswa juga belajar mengenai dinamika sosial dan budaya masyarakat pedesaan yang menjadi bagian penting dalam strategi dakwah berbasis komunitas.

Pemerintah Desa Tegalwaru menyambut baik inisiatif dan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini. Pihak desa berharap kerja sama dengan mahasiswa KKN dapat terus berlanjut melalui program-program lain yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Rencana tindak lanjut pun telah disepakati bersama, meliputi kegiatan penanaman pohon, pelatihan pengelolaan sampah, dan pembentukan kelompok relawan lingkungan desa.

Kegiatan diskusi penerapan ekoteologi ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan banyak gagasan positif bagi masyarakat Desa Tegalwaru. Melalui keterlibatan aktif mahasiswa Manajemen Dakwah, kegiatan ini menjadi sarana penguatan hubungan antara dunia akademik dan masyarakat. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan guna membangun kesadaran ekoteologis yang lebih luas serta mendukung terwujudnya desa yang beriman, berdaya, dan berkelanjutan.

Penulis : Naufal

;