fakultasdakwah@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Mahasiswa Manajemen Dakwah Lakukan Riset Moderasi Beragama di Desa Kandangan Senduro

Home >Berita >Mahasiswa Manajemen Dakwah Lakukan Riset Moderasi Beragama di Desa Kandangan Senduro
Diposting : Rabu, 09 Jul 2025, 12:48:57 | Dilihat : 101 kali
Mahasiswa Manajemen Dakwah Lakukan Riset Moderasi Beragama di Desa Kandangan Senduro


Lumajang 6 Juli 2025– Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember melaksanakan kegiatan riset kolaboratif bertajuk “Moderasi Beragama dalam Kehidupan Masyarakat Desa” yang berlangsung pada tanggal 4 hingga 6 Juli 2025 di Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan ini merupakan riset lapangan yang berfokus pada moderasi beragama, yaitu bagaimana masyarakat hidup rukun meski memiliki latar belakang keyakinan yang beragam. Riset ini tidak hanya mengkaji secara teori, tetapi juga mengamati secara langsung bagaimana nilai-nilai toleransi dan saling menghormati diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat Desa Kandangan.

Riset ini melibatkan sejumlah 11 mahasiswa dari Program Studi Manajemen Dakwah angkatan 23 dan 24 yang juga turut serta dalam melaksanakannya. Namun, kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi lintas program studi di Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember, seperti Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), serta Psikologi Islam(PI). Para mahasiswa ini bekerja sama dengan warga desa, tokoh agama, pemuda, dan aparat setempat dalam proses riset.

Rangkaian kegiatan riset dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Juli 2025. Pemilihan waktu ini bertepatan dengan masa libur semester, sehingga mahasiswa dapat mengikuti kegiatan dengan optimal tanpa mengganggu jadwal akademik.

Lokasi riset terletak di Desa Kandangan, sebuah desa yang berada di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Desa ini dikenal sebagai “desa hujan” karena memiliki curah hujan tinggi hampir sepanjang tahun. Suhu di desa ini cukup dingin, bahkan dapat mencapai hingga -21°C. Meskipun demikian, masyarakat desa memiliki semangat kebersamaan yang tinggi, terutama terlihat dalam tradisi lokal seperti sedekah desa (jolen) yang rutin dilaksanakan.

Tujuan utama dari riset ini adalah untuk memahami secara mendalam bagaimana masyarakat di pedesaan, khususnya Desa Kandangan, menerapkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sosial mereka. Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, damai, dan saling menghargai perbedaan. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas mahasiswa dalam memahami langsung dinamika sosial keagamaan di masyarakat.

Metode yang digunakan dalam riset ini meliputi observasi lapangan, wawancara langsung dengan warga dan tokoh agama, serta diskusi kelompok terfokus (FGD). Para mahasiswa tidak hanya mencatat temuan secara tertulis, tetapi juga terlibat aktif dalam interaksi sosial dengan masyarakat. Pendekatan partisipatif ini bertujuan agar data yang diperoleh lebih mendalam, kontekstual, dan mencerminkan realitas yang terjadi di lapangan.

Kegiatan riset kolaboratif ini menunjukkan bahwa mahasiswa UIN KHAS Jember tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga memiliki kepedulian dan keterlibatan langsung dalam membangun masyarakat yang harmonis melalui pendekatan ilmiah dan keagamaan yang humanis. Dengan terjun ke masyarakat, mereka belajar menjadi agen perubahan dalam nilai-nilai moderasi, toleransi, dan kedamaian.

Penulis : Lina Oktafiana & Ayu Sifriatul Imania
Editor : Aprilya Fitriani

;